Helo
bloggers kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana cara kita
mensetting 3 hotspot dalam 1 router. Namun untuk lebih pahamnya
kawan-kawa bisa pahami dulu cara setting router seperti yang saya post
sebelumnya
-
Pertama
masuk ke menu wireless , klik tanda add (+) di pojok kiri atas - pilih virtual
AP. tambahkan 3 wlan yaitu wlan 8, 9, 10 (kenapa wlan 8, 9, 10? krn saya
kebagian dapet segitu wkwk)
Gambar 1.setting
wireless
Gambar 2.
Tampilan virtual AP per interface wlan
Gambar
diatas merupakan menu generalnya, pastikan Name (pada lingkaran merah) sesuai
dengan nama wlan anda sebelumnya, selanjutnya
-
Masih
di menu virtual AP, anda pilih wireless dan ganti SSID masing- masing wlan ;
wlan8 = dapur, wlan9 = kantor, wlan10 = kamar,
Gambar3. Isi
ssid
jangan
lupa pada “master interface”-nya gunakan port mikrotik yang terhubung dengan
laptop. Biasanya eth2 namun saya ganti dengan nama LAN agar lebih mudah. Jangan
lupa klik Apply dan OK
-
Selanjutnya
kita pilih menu IP -pilih Addresses - klik tanda add (+) dipojok kiri atas, kemudian
kita berikan ip pada masing - masing wlan yang sudah kita buat tadi.
Gambar4. Seting
ip masing-masing wlan
Saya menggunakan ip wlan8 =
192.168.20.1/24, ip wlan9 = 192.168.21.1/24, ip wlan10 = 102.168.21.1/24, isi
ip pada kolom address dan tentukan interfacenya, setelah itu klik Apply dan OK
Gambar6.Tampilan
hasil seting ip
-
Setelah
setting IP kita bisa melakukan setting DHCP
Pilih menu IP - klik DHCP – muncul tabel DHCP-Klik
DHCP Setup , lakukan DHCP Setup untuk semua wlan. Next saja sampai muncul
successful hanya saja pastikan interface yang mana akan di setting sebagai DHCP
server
Gambar7. Seting
DHCP
Gambar8.tampilan
dhcp
-
Kemudian
kita setting Hotspotnya yang terdiri dari hotspot setup, server profil, user,
dan user profile.
Pilih
menu IP - klik Hotspot - klik Hotspot Setup . buatlah 3 hotspot sesuai dengan
wlan yang tadi kita buat , Hotspot1 = wlan8, Hotspot2 = wlan9, Hotspot2=
wlan10. Untuk smpt server, select
certificat, dns name, password tidak usah diisi. Refrensi http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=125
Gambar 9.
Setting Hotspot
Gambar
10. Tampilan hotspot server
-
Kembali ke
menu Hotspot - klik Server Profile- klik tanda add (+), setting Server Profile
untuk mengubah template login. Pastikan ip addresnya sesuai dengan wlan anda,
ganti HTML directory sesuai dengan nama folder template anda agar memudahkan
anda karena sekaligus sebagai tampilan login. Lakukan satu persatu.
Gambar12. Tampilan server profile
-
Lalu klik 2 kali pada nama serever profile, kita akan hapus centang di
cookies agar file tempalte bisa di –direct ke browser saat user login
Gambar 13. Login server profile
-
Masih
di menu Hotspot selanjutnya kita setting User, fungsinya membuat nama dan
password yang akan dipakai login, dan pastikan servernya dari wlan anda.
Gambar 14.
Langkah setting hotspot user
Gambar 15. Limits
-
Setelah
itu setting user profiles, caranya klik tanda add (+) , pada kolom name
ketikkan nama wlan anda kalo bisa samakan dengan hotspot user, lakukan cara ini
di semua wlan anda. Ganti address pool sesuai dengan settingan hotspot server,
isikan juga jangka waktu timeout-nya, kalo saya sih isikan dulu 10 menit saja,
lalu klik Apply dan OK. Lihat gambar dibawah ini
Gambar16. Tampilan user profile
Gambar16. Tampilan user profile
-
Sekarang
upload file template login hotspot agar lebih bervariatif, caranya buka folder template login mikrotik, sesuaikan nama folder
dengan nama HTML directory pada saat setting hotspot server kemudian copy satu
per satu foldernya.
-
Selanjutnya
pilih menu File – klik icon Paste (didalam
lingkaran File List) dan paste satu persatu folder anda – jika sudah akan tampil seperti gambar di
bawah.
Gambar11. Tampilan upload file tamplate
Nah sekarang
anda bisa coba konek ke hotspot yang anda buat, dan lihat tampilannya
Silahkan
mencoba, semoga sukses yaa ....
Sumber :




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar