Rabu, 18 Januari 2017

MEMBUAT MULTI HOTSPOT DAN MULTI LOGIN DENGAN SATU MIKROTIK MENGGUNAKAN WINBOX





Helo bloggers kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana cara kita mensetting 3 hotspot dalam 1 router.  Namun untuk lebih pahamnya kawan-kawa bisa pahami dulu cara setting router seperti yang saya post sebelumnya

-            Pertama masuk ke menu wireless , klik tanda add (+) di pojok kiri atas - pilih virtual AP. tambahkan 3 wlan yaitu wlan 8, 9, 10 (kenapa wlan 8, 9, 10? krn saya kebagian dapet segitu wkwk)
Gambar 1.setting wireless
Gambar 2. Tampilan virtual AP per interface wlan
Gambar diatas merupakan menu generalnya, pastikan Name (pada lingkaran merah) sesuai dengan nama wlan anda sebelumnya, selanjutnya

-            Masih di menu virtual AP, anda pilih wireless dan ganti SSID masing- masing wlan ; wlan8 = dapur, wlan9 = kantor, wlan10 = kamar,



Gambar3. Isi ssid
jangan lupa pada “master interface”-nya gunakan port mikrotik yang terhubung dengan laptop. Biasanya eth2 namun saya ganti dengan nama LAN agar lebih mudah. Jangan lupa klik Apply dan OK

-            Selanjutnya kita pilih menu IP -pilih Addresses - klik tanda add (+) dipojok kiri atas, kemudian kita berikan ip pada masing - masing wlan yang sudah kita buat tadi.

Gambar4. Seting ip masing-masing wlan
Saya menggunakan ip wlan8 = 192.168.20.1/24, ip wlan9 = 192.168.21.1/24, ip wlan10 = 102.168.21.1/24, isi ip pada kolom address dan tentukan interfacenya, setelah itu klik Apply dan OK
jika sudah diberikan tampilannya akan seperti gambar dibawah ini 
Gambar6.Tampilan hasil seting ip

-            Setelah setting IP kita bisa melakukan setting DHCP
Pilih menu IP - klik DHCP – muncul tabel DHCP-Klik DHCP Setup , lakukan DHCP Setup untuk semua wlan. Next saja sampai muncul successful hanya saja pastikan interface yang mana akan di setting sebagai DHCP server

Gambar7. Seting DHCP

Jika sudah maka tampilannya seperti dibawah ini.
Gambar8.tampilan dhcp

-            Kemudian kita setting Hotspotnya yang terdiri dari hotspot setup, server profil, user, dan user profile.
Pilih menu IP - klik Hotspot - klik Hotspot Setup . buatlah 3 hotspot sesuai dengan wlan yang tadi kita buat , Hotspot1 = wlan8, Hotspot2 = wlan9, Hotspot2= wlan10. Untuk smpt server, select certificat, dns name, password tidak usah diisi. Refrensi http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=125

Gambar 9. Setting Hotspot


Tampilan seting Hotspot Server
Gambar 10. Tampilan hotspot server
-            Kembali ke menu Hotspot - klik Server Profile- klik tanda add (+), setting Server Profile untuk mengubah template login. Pastikan ip addresnya sesuai dengan wlan anda, ganti HTML directory sesuai dengan nama folder template anda agar memudahkan anda karena sekaligus sebagai tampilan login. Lakukan satu persatu.
Gambar 11. Setting server profile
Gambar12. Tampilan server profile
-            Lalu klik 2 kali pada nama serever profile, kita akan hapus centang di cookies agar file tempalte bisa di –direct ke browser saat user login
Gambar 13. Login server profile
-            Masih di menu Hotspot selanjutnya kita setting User, fungsinya membuat nama dan password yang akan dipakai login, dan pastikan servernya dari wlan anda.
-          Caranya klik add (+) , hingga muncul tabel Hotspot user 
Gambar 14. Langkah setting hotspot user

            Setting pula limits si-User dapat akses internet.
Gambar 15. Limits

-            Setelah itu setting user profiles, caranya klik tanda add (+) , pada kolom name ketikkan nama wlan anda kalo bisa samakan dengan hotspot user, lakukan cara ini di semua wlan anda. Ganti address pool sesuai dengan settingan hotspot server, isikan juga jangka waktu timeout-nya, kalo saya sih isikan dulu 10 menit saja, lalu klik Apply dan OK. Lihat gambar dibawah ini
 Gambar16. Tampilan user profile

-            Sekarang upload file template login hotspot agar lebih bervariatif, caranya buka folder  template login mikrotik, sesuaikan nama folder dengan nama HTML directory pada saat setting hotspot server kemudian copy satu per satu foldernya.

-            Selanjutnya pilih menu File – klik icon Paste (didalam lingkaran File List) dan paste satu persatu folder anda   – jika sudah akan tampil seperti gambar di bawah.
Gambar11. Tampilan upload file tamplate

Nah sekarang anda bisa coba konek ke hotspot yang anda buat, dan lihat tampilannya







Silahkan mencoba, semoga sukses yaa ....
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar